Rabu, 30 Oktober 2024

Hubungan Tanpa Status

  

    Hal ini bermula dari marriage is scary dan standard media sosial yang tinggi untuk mencari pasangan.  Banyak sekali kutemui kasus-kasus Hubungan Tanpa Status alias HTS -an alias Friends With Benefit. 

    Banyak orang yang memutuskan single daripada menikah karena menikah tidak membuat pasangan bahagia.  Kasus KDRT fisik, emosional dan verbal sudah merupakan hal yang umum ditemukan dalam kehidupan berumahtangga,.  Belum lagi permasalahan finansial dan anak-anak yang membuat pasangan menjadi stress, overthinking dan tak jarang yang mengidap gangguan mental.

    Apakah dengan adanya kasus-kasus tersebut maka HTS-an patut dinormalisasikan?  Itu sih tergantung value masing-masing, ya.  But for me it is a big NO NO.

    Berdasarkan cerita temenku warganegara Kanada, HTS-an yang pernah ia lakukan bersifat long-term.  Jangka waktunya cukup lama antara 3 - 6 bulan.  Seperti pacar atau partner tapi tidak hidup bersama dan hanya bertemu pada saat ingin berhubungan intim.  Tidak ada ikatan, hanya untuk kesenangan belaka.

    Cerita followers TikTokku sedikit berbeda.  Ia pria Indonesia berusia 25 tahun yang sudah memiliki penghasilan lumayan dari bisnis online dan belum ingin menikah.  "Gue nggak bisa bebas dong, kalau nikah.  Dan gue juga masih muda kali."tuturnya.  Yang ia lakukan adalah HTS-an tapi lebih seperti One Night Stand alias cinta satu malam dengan wanita yang sudah ia kenal yang sama-sama membutuhkan keintiman sesaat.

    Ada juga kasus seorang gadis berusia 22 tahun yang sering nongkrong dan ngopi-ngopi dengan teman-teman prianya dan HTS-an dengan beberapa pria yang ada di circle tersebut.  Bahkan ketika ia kedapatan hamil, ia sendiri lupa siapa ayah dari bayinya.  Karena tidak ada yang mengakui, gadis itu depresi dan mencoba mengakhiri hidupnya.

    HTS menguntungkan atau tidak?  Berdasarkan kacamata saya sebagai seorang ibu dan seorang wanita, sangat tidak menguntungkan bagi kaum wanita.  Karena wanita lebih mencintai pria setelah bercinta dibanding sebelumnya.  Saat berhubungan seks, hormon oksitosin akan dilepaskan, baik sepanjang aktivitas seks hingga saat orgasme, pada pria dan wanita. 

    Kalau HTS annya nggak berhubungan intim bagaimana?  Pernah ada yang bertanya seperti itu kepada saya.  Saya bilang, itu bukan HTS an namanya....main congklak. 



Hubungan Tanpa Status

        Hal ini bermula dari marriage is scary dan standard media sosial yang tinggi untuk mencari pasangan.  Banyak sekali kutemui kasus-ka...